SIKAP PEKERJA DAN KEPUASAN KERJA
Setiap orang yang bekerja mengharapkan memperoleh kepuasan dari tempatnya bekerja. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Semakin banyak aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan.
Kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang yang menunjukkan perbedaan antara jumlah penghargaan yag diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya mereka terima (Robbin, 2003:78).
Kepuasan kerja merupakan respon afektif atau emosional terhadap berbagai segi atau aspek pekerjaan seseorang sehingga kepuasan kerja bukan merupakan konsep tunggal. Seseorang dapat relatif puas dengan salah satu aspek pekerjaan dan tidak puas dengan satu atau lebih aspek lainnya.
Kepuasan Kerja merupakan sikap (positif) tenaga kerja terhadap pekerjaannya, yang timbul berdasarkan penilaian terhadap situasi kerja. Penilaian tersebut dapat dilakukan terhadap salah satu pekerjaannya, penilaian dilakukan sebagai rasa menghargai dalam mencapai salah satu nilai-nilai penting dalam pekerjaan. Karyawan yang puas lebih menyukai situasi kerjanya daripada tidak menyukainya.
Berikut ini ada beberapa video yang menuntut kepuasan kerjanya:
http://www.youtube.com/watch?v=82PPUgMYbP0
http://www.youtube.com/watch?v=iihbEBjYlso
Pencegahan Ketidakpuasan Kerja
Idealnya seorang manajer yang sekaligus sebagai pemimpin suatu unit kerja dapat mengetahui kebutuhan, kepribadian, dan masalah-masalah yang dihadapi karyawannya. Masalah-masalah yang sering dihadapi karyawan antara lain ketidakpuasan kerja dan motivasi kerja. Kedua faktor itu berhubungan antara lain dengan gaya kepemimpinan manajer, manajemen kompensasi, manajemen karir, dan intensitas hubungan vertikal dan horisontal. Dengan demikian masalah yang dihadapi karyawan disini lebih ditekankan pada faktor penyebab eksternal dirinya. Artinya kalau faktor-faktor eksternal tadi tidak diperbaiki maka kepuasan kerja dan motivasi kerja bakal rendah dan akan memengaruhi kinerja karyawan. Pada gilirannya akan mempengaruhi kinerja perusahaan.
Contoh Pencegahan Ketidakpuasan Kerja
Disuatu kantor yang bisa dikatakan kantor tersebut belum memilki aturan-aturan yang ada untuk menunjang pekerjaan para karyawannya sehingga kantor tersebut sering sekali ditinggalkan oleh para karyawannya. Karyawan disana sering mengalami ketidakpuasan dalam bekerja. Mereka merasa jenuh dengan pekerjaannya dan situasi di kantor tersebut. Pekerjaan dan situasi di kantor tersebut cenderung monoton, tidak ada perubahan atau tantangan yang baru dalam setiap pekerjaannya. Mereka pun merasa pekerjaan dan penghasilan yang mereka dapat tidak seimbang. Akhirnya income yang didapat juga kurang memuaskan karena produktivitas karyawan yang tidak maksimal. Kantor ini mungkin masih jauh untuk disebut kantor yang qualified untuk menjadi kantor yang baik. Tetapi sebenarnya ada beberapa cara yang bias dilakukan untuk mempebaiki keadaan tersebut, yaitu:
1.Menciptakan tantangan baru, jika pekerja terjebak dalam sebuah pekerjaan karena kurang pendidikan atau penciutn perusahaan, tak selalu berarti pekerjaan itu membosankan. Dengan sedikit imajinasi, cipatakan tantangan baru dan lakukan yang terbaik untuk pekerjaan tersebut.
2.Kalahan Kebosanan.
Ubah hal monoton, ambil cuti lalu melakukan kegiatan seperti membaca, mendengarkan musik, jalan-jalan, atau menulis surat untuk sahabat.
Minta penugasan baru, bicaralah dengan atasan, minta pelatihan tugas berbeda untuk mengatasi kebosanan. Setelah selesai, pekerja bisa kembali ke tugas semula
3.Berpikir Positif
Mengubah sikap soal pekerjaan memang tak bisa sekejap. Cobalah teknik ini untuk menyadari cara piker Anda. Berhent berpiir negative, perhatikan pesan-pesan dari otak untuk diri sendiri.
4. Cari hikmahnya. Mungkin pekerja pernah menerima penilaian yang buruk dari atasan dan dia minta pekerja memperbaiki kinerja, Jangan diambil hati dan langsung mencari pekerjaan baru. Cobalah cari hikmahnya, mungkin itu berarti kesempatan mengikuti pelatihan baru, mendapat ilmu baru, dan pekerja bias menunjukkan kepada atasan bahwa pekerja mampu berubah dan memperbaiki kinerja.
tulisan ini bisa membantu orang atau para pekerja untuk mengahadapi masalah di pekerjaannya seperti masalah ketidakpuasan kerja dan kebosanan dalam bekerja. Tulisan ini juga sangat membantu perusahaan untuk dapat memuaskan kerja para karyawannya.
BalasHapusDari tulisan diatas saya dapat menyimpulkan bahwa benar seharusnya seorang manager atau pimpinan perusahaan mengerti dan mengetahui akan kebutuhan para karyawannya, jangan sampai mereka menjadi tidak puas terhadap pekerjaannya yang akhirnya tingkat kinerjanya menurun dan dapat merugikan perusahaan tersebut. Sebagai seorang manager atau pimpinan perusaahan harus mengetahui tanda-tanda ketidakpuasan kerja karyawannya, apabila sudah diketahui maka harus segera bertindak, agar ketidakpuasan kerja karyawan tidak beruntut pada bentrokan atau berdemo.
BalasHapuscukup bagus untuk tulisan ini mengenai sikap pekerja dan kepuasan kerja tapi yang perlu diingat kepuasan kerja dalam hal apa kemudian apa yang mempengaruhi kepuasan kerja bagi para pekerja
BalasHapusmenurut say atulisannya cukup bagus, dan untuk blognya terlalu sepi, saya sarankan untuk mengganti background dan menambahkan aplikasi" lain agar lebih menarik.
BalasHapusMenurut saya tulisan ini cukup bagus,jadi kita bisa mengetahui hal-hal apakah yang dapat menyebabkan kepuasan dan ketidakpuasan kerja dan bagaimana sikap pekerja mengenai hal tersebut. Hanya saja yang disayangkan dalam tulisan ini adalah pemakaian bahasa yang terlalu baku, sehingga membuat para pembaca menjadi bosan dan menganggap tidak menarik. Jadi perbaikilah tulisannya dengan menggunaka bahasa yang dimengerti para pembaca.
BalasHapusmenurut dari apa yang telah saya baca, tulisan ini banyak manfaatnya terutama untuk para karyawan perusahaan, ini dapat dijadikan pegangan oleh para karyawan dalam bekerja
BalasHapustulisan ini memberikan penambahan ilmu baru bagi seorang karyawan seperti saya ini.
BalasHapusterima kasih ya atas tulisannya
menurut saya, tulisan ini memberikan pengetahuan dan manfaat bagi pekerja untuk menempatkan posisi dirinya agar tercipta kesejahteraan antara karyawan dengan pihak pemberi kerja.
BalasHapusmenurut saya, artikel yang k'aulia buat ini ckup bagus, menambah pengetahuan dan penyajiannya tidak terlalu panjang sehingga tidak membosankan untuk dibaca, sedikit tapi materinya cukup memadai . Bagus dibaca untuk para pekerja atau petinggi" dala lingkungan kerja untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana menciptakan hubungan yang baik antara orang-orang didalamnya.
BalasHapuswell, it's nice article.. request dong... posting artikel ttg partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan... tnx..
BalasHapusyup benar sekali..sebagai salah satu pekerja..menurut saya..lingkungan kerja sangat berpengaruh dengan bagaimana kita bisa menentukan sikap..faktor internal seperti mood juga berpengaruh atas sikap kerja kita..kepuasan kerja bisa tercapai kalau faktor internal & eksternal dapat terpenuhi dengan baik..
BalasHapusuntuk mendapat kepuasan kerja pada setiap orang berbeda-beda maka untuk itu diperlukan semangat yang tinggi untuk menjalaninya
BalasHapusmenurut saya untuk mencapai kepuasan kerja. tidak hanya terletak pada pemimpin perusahaan yang mewujudkannya, tetapi juga para karyawan lah yang terus mencari suasana baru agar tidak bosan sehingga kepuasan kerja tersebut tercapai.
BalasHapusartikel ini cukup menarik dan bisa diterapkan oleh para pekerja yang ingin mencapai kepuasan kerjanya tersebut.
BalasHapustulisannya bagus,agar kita mencapai kepuasan pada kerjaan kita...semoga yang baca tulisan ini bermanfaat
BalasHapuskepuasan kerja merupakan kebutuhan dari semua pihak,baik dari segi pengusaha,maupun dari sisi pekerja
BalasHapusartikelnya bagus tuk jadi bahan pemikiran bagi para pekerja yang pastinya ingin terpuaskan dengan semua pekerjaannya