FUNGSI DATABASE DALAM BIDANG PSIKOLOGI
A. Pengertian Database.
Semua orang pasti pernah mendengar kata Database tetapi tidak mengetahui makna sebenarnya dari sebuah database tersebut. Databse secara bahasa memiliki arti tempat atau wadah dari sebuah data, secara istilah database memiliki arti yaitu kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Database atau basis data merupakan bagian sangat penting dalam sebuah proses pengolahan data. Secara definisi, basis data adalah koleksi data yang saling berhubungan dan memiliki arti dan terorganisasi secara rapi. Data tersebut harus dapat diakses dengan urutan yang berbeda-beda secara logis dengan cara yang relative mudah..
Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna.
Dari penjelasan diatas maka kita akan menarik sebuah kesimpulan bahwa database ialah sebuah wadah yang akan menyimpan data-data atau record. Sekarang kita telah mengetahui arti database secara bahasa maupun istilah, maka sekarang kita akan mencari tahu darimana kata database berasal.
B. Asal Mula Istilah Database.
Istilah “Database” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, postingan saya kali ini mengenai database komputer. Catatan yang mirip dengan database sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan sekumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
C. Konsep Dasar Database
Konsep dasar dari database adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu database, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom.
D. Manfaat database bagi system informasi dan psikologi
1. Sebagai komponen utama atau penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
3. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data)
4. Menghindari terjadinya inkonsistensi data
5. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
6. Menyusun format yang standar dari sebuah data.
7. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data. Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.
Sumber:
http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2068242-manfaat-database/#ixzz1Kp9COcDs
http://semprulblog.blogspot.com/2011/03/pengertian-database.html
http://www.techinfo.web.id/2010/12/pengertian-database.html
http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2068242-manfaat-database/